Meski produksi beras diprediksi turun dari 12 juta ton menjadi 9–10 juta ton akibat El Nino, Bulog memperkirakan cadangan beras nasional masih mencukupi kebutuhan hingga Juli 2027, dengan sisa stok sekitar 2 juta ton. Perhitungan tersebut mengacu pada konsumsi beras nasional sekitar 2,2 juta ton per bulan.
“Kita punya 24 juta ton kan. Nah, sampai Juli 2027 itu baru hampir habis. Kita masih ada stok lebih kurang 2 juta ton,” katanya.
Capaian pengadaan dan terjaganya cadangan beras tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Ahmad optimistis Indonesia dapat mempertahankan swasembada beras pada 2026 tanpa impor, dengan dukungan ketersediaan stok dan penguatan produksi dalam negeri.