Ia juga memastikan pasokan beras nasional aman hingga pertengahan tahun depan, dengan stok Bulog yang saat ini mencapai 4,5 juta ton. Menurutnya, ketersediaan beras di masyarakat serta produksi yang masih dalam proses pertumbuhan turut menjadi faktor pendukung dalam menjaga kecukupan pasokan nasional.
“Nah, 4,5 juta ton ditambah dengan stok yang ada di umum, di masyarakat itu yang dijual ke restoran, kafe, di rumah-rumah, di warung-warung itu ada itu 10 juta ton. Ditambah lagi yang sudah standing crop itu yang sudah ditanam,” katanya.
Ahmad menjelaskan, Bulog telah melakukan penyerapan gabah dan beras petani sejak awal tahun sebagai langkah antisipasi terhadap potensi El Nino dan musim kemarau berkepanjangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah sekaligus memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal.