Hilirisasi Dua Tahun Prabowo-Gibran Menegaskan Kekayaan Alam Harus Menjadi Kemakmuran

Oleh Ayu Lestari )*

Hilirisasi industri menjadi salah satu strategi utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengubah kekayaan alam Indonesia menjadi sumber kemakmuran yang lebih luas. Ekspor perdana baterai kendaraan listrik di kawasan industri Weda Bay, Maluku Utara, sekaligus peluncuran 11 proyek hilirisasi menandai langkah penting dalam memperkuat industri nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, menarik investasi, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto menilai keberhasilan ekspor perdana baterai kendaraan listrik sebagai bukti bahwa kebijakan hilirisasi berada pada jalur yang tepat. Dalam peluncuran program hilirisasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, ia menegaskan bahwa pemerintah akan melanjutkan strategi tersebut secara konsisten. Menurut Presiden Prabowo, pengolahan sumber daya alam di dalam negeri merupakan langkah penting agar Indonesia tidak terus bergantung pada penjualan bahan mentah dengan nilai ekonomi yang terbatas.

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa capaian pembangunan saat ini tidak terlepas dari fondasi yang telah dibangun oleh pemerintahan sebelumnya. Ia memandang pembangunan bangsa sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan kesinambungan kebijakan, kerja keras, dan komitmen lintas generasi. Semangat pembangunan yang diwariskan para pemimpin terdahulu, menurutnya, perlu diteruskan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pos terkait