Jakartaa – Pengukuhan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menjadi momentum untuk memperkuat agenda peningkatan prestasi esports nasional. Kepemimpinan baru diarahkan membangun pembinaan atlet, ekosistem kompetisi, serta jalur prestasi yang lebih terstruktur agar Indonesia mampu mencatatkan capaian lebih tinggi di tingkat Asia dan dunia.
Herindra menegaskan, esports memiliki posisi strategis di tengah transformasi digital. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dengan lebih dari 200 juta gamer aktif pada 2026 dan nilai pasar game yang telah melampaui US$2 miliar.
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar atau penonton. Kita harus memperkuat ekosistem lokal, mulai dari game developer, event organizer, content creator, hingga platform streaming,” kata Herindra.
Ia menekankan, talenta Indonesia harus mampu menjadi pemain utama, baik di dalam negeri maupun pasar global. PB ESI, kata dia, akan menyediakan jalur prestasi yang jelas bagi atlet sekaligus memperkuat aspek perlindungan dan pembinaan.
