Kepala Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh atau Katibul Wali, Abdullah Hasbullah, menegaskan bahwa masyarakat Aceh kuat dan tetap harus dapat bersatu dalam menghadapi setiap bencana yang melanda.
“Kebersamaan adalah warisan paling berharga di tengah bencana. Meski Aceh sedang dilanda duka, masyarakat membuktikan bahwa kita tidak pernah menyerah untuk bangkit. Solidaritas yang mengalir hari ini adalah fondasi terkokoh menuju pemulihan. Dengan semangat kebersamaan ini, kami yakin Aceh akan kembali tegak, lebih kuat, dan semakin kompak menyongsong masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi terdampak di Aceh Tamiang untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Presiden menyampaikan komitmen pemerintah pusat dalam pemulihan.
“Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” ujar Presiden saat berada di posko pengungsian.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat layanan dasar yang belum sepenuhnya pulih akibat beratnya kondisi lapangan.