Kalabahi, wartaalor.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat menyalurkan bantuan aspirasi berupa 150 ton benih padi gogo kepada masyarakat petani di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti, mewakili Julie Sutrisno Laiskodat, pada Sabtu, (6/12/2025).
Dalam sambutannya, Yuni Damayanti menjelaskan bahwa bantuan 150 ton benih padi tersebut merupakan bagian dari jatah alokasi benih padi nasional yang semestinya mencapai 500 ton untuk NTT. Namun khusus Kabupaten Alor mendapat alokasi paling besar yakni 150 ton. Ia menegaskan bahwa bantuan ini terwujud berkat kerja sama yang dibangun antara Julie Sutrisno Laiskodat bersama H. Sulaiman Hamzah, Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari Daerah Pemilihan Papua yang juga merupakan anggota Komisi IV.
“Beliau (Sulaiman Hamzah) adalah Anggota Komisi IV dari Dapil Papua, tetapi tidak terlepas dari kasih sayangnya kepada kami di Lembata. Beliau sudah tiga periode menjadi anggota DPR RI,” ujar Yuni.
Yuni menambahkan bahwa hubungan kerja sama antara Julie Sutrisno Laiskodat dan Sulaiman Hamzah telah terjalin harmonis. Meskipun Julie bertugas di Komisi XI DPR RI, ia tetap memiliki kedekatan batin dengan masyarakat Lembata, Flores Timur, dan Alor.
“Ini adalah bentuk kerja sama yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap silaturahmi dan kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini. InsyaAllah ke depan akan terus kita tingkatkan,” ungkapnya.
Yuni menegaskan bahwa proses pengiriman benih diawasi secara ketat agar tiba tepat waktu sebelum masa tanam. Ia juga meminta para penyuluh dan pengurus NasDem turut memastikan benih segera didistribusikan kepada petani.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Alor, Mesak Blegur, mewakili Bupati Alor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada istri mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat atas perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat Alor.
Menurut Mesak, bantuan 150 ton ini merupakan yang terbesar dalam sejarah penyaluran benih padi bagi petani Alor.
“Dalam catatan pemerintah daerah, Ibu Julie berkali-kali memberikan perhatian kepada masyarakat Alor. Bagi kami, Ibu Julie bukan hanya anggota DPR RI dari dapil NTT I, tetapi beliau adalah anggota DPR RI yang berhati orang Alor,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa benih padi memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan daerah. Karena itu, ia menekankan pentingnya pemanfaatan dan pendampingan yang tepat terhadap petani.
“Kami berharap para penyuluh memberikan pendampingan sejak persiapan lahan, proses tanam, hingga masa panen agar benih ini menghasilkan produksi yang lebih baik,” kata Mesak.
Ia juga meminta penyuluh segera mengidentifikasi kelompok tani yang berhak menerima bantuan, mengingat sebagian petani telah memasuki pertengahan masa tanam.
“Distribusikan sesegera mungkin. Ini menjadi tanggung jawab teman-teman penyuluh,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Alor, Deni Padabang, menyampaikan rasa syukur atas kedatangan benih padi tersebut. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat petani yang telah disampaikan sebelumnya.
Deni berharap bahwa produksi padi setelah penanaman benih ini dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan di Alor.
“Mudah-mudahan hasil tanamnya baik sehingga Alor ke depan tidak lagi bergantung pada beras dari luar daerah. Kebutuhan pertanian kami sangat besar, dan benih ini sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Adapun 150 ton benih padi yang disalurkan tersebut telah melalui uji laboratorium dan dinyatakan layak tanam. Proses pendistribusian dilakukan secara kolaboratif oleh penyuluh pertanian dari 18 kecamatan, bersama pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Alor dan Lembata.
Benih-benih tersebut selanjutnya disalurkan kepada kelompok tani dan masyarakat petani di seluruh wilayah Kabupaten Alor untuk dimanfaatkan pada musim tanam tahun 2025.
Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Alor, Joni Tulimau menyebut, bantuan Bunda Julie Sutrisno Laiskodat sudah banyak diterima masyarakat yang tersebar di Kabupaten Alor.
“Ada bantuan untuk nelayan berupa alat tangkap perikanan laut dan perikanan darat, ternak sapi dan ayam petelur, alat pertanian, jalan tani, saluran irigasi dan bibit padi, perumahan, air bersih, pendidikan dan bantuan perumahan dan masih banyak bantuan lainnya yang sudah diterima masyarakat Alor,” ujar Joni Tulimau. ***(joka)
