Matelda Maulaka Murry Resmi Pimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Alor Periode 2025–2030

Enny Anggrek, S.H, mantan Ketua DPC PDI-P Kabupaten Alor ketika mengikuti kegiatan Konferda dan Konfercab yang berlangsung di Aula Hotel Harper Kota Kupang

Kupang, wartaalor.com — Ketua Bidang Kaderisasi dan Organisasi DPP PDI Perjuangan, Dr. Andreas Hugo Parera, secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan untuk sejumlah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Kabupaten Alor, pada Jumat (7/11/2025) di Hotel Harper, Kota Kupang.

Dalam pelantikan tersebut, Matelda Maulaka Murry, S.Pd. resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Alor masa bakti 2025–2030. Matelda menggantikan Enny Anggrek, SH yang telah memimpin partai berlambang kepala banteng moncong putih itu selama tiga periode berturut-turut sejak tahun 2010.

Untuk diketahui bahwa Matelda terpilih suara terbanyak urutan kedua dalam Konferensi Cabang yang digelar di Kota Kupang. Sedangkan Enny Anggrek yang terpilih suara terbanyak urutan pertama memilih untuk tidak lagi masuk dalam dunia politik.

Bacaan Lainnya

Matelda memperoleh suara terbanyak urutan kedua, namun berdasarkan hasil musyawarah dan keputusan partai, dirinya dipercaya untuk menakhodai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Alor selama lima tahun ke depan.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bersama jajaran pengurus DPP dan DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT.

Struktur Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Alor 2025–2030

Enny Anggrek, S.H, mantan Ketua DPC PDI-P Kabupaten Alor ketika mengikuti kegiatan Konferda dan Konfercab yang berlangsung di Aula Hotel Harper Kota Kupang

Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut komposisi kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Alor periode 2025–2030:

Ketua: Matelda Maulaka Murry, S.Pd.

Sekretaris: Yahuda Lanlu, SH

Bendahara: Sutrisno

Selain unsur pimpinan inti tersebut, kepengurusan juga dilengkapi dengan 12 Wakil Ketua, 2 Wakil Sekretaris, dan 1 Wakil Bendahara.

Beberapa tokoh yang tetap berada dalam struktur kepengurusan periode ini antara lain Walter Datemoly, Yosafat Kabby, David Moaly, Victor Sumaa, Aprianus Kafelkay, Darlia Bai Gawi, dan Yery Koilgawen yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Alor.

Selain itu, muncul pula beberapa nama baru, termasuk Silvester Sidok, mantan pejabat ASN Pemerintah Kabupaten Alor yang telah purna tugas. Silvester juga dikenal sebagai Ketua Paguyuban Sadangbui, komunitas masyarakat Maumere (Kabupaten Sikka) yang berdomisili di Kabupaten Alor.

Matelda Maulaka Murry dikenal sebagai sosok kader militan PDI Perjuangan yang telah lama berkiprah dalam dunia organisasi partai. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Bidang Buruh.

Selain aktif dalam dunia politik, Matelda juga dikenal sebagai wiraswasta dan tokoh perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia merupakan istri dari mantan Wakil Bupati Alor, Abraham Maulaka, yang juga dikenal luas di kalangan masyarakat Alor.

Sementara itu, Enny Anggrek, SH, mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Alor sekaligus mantan Ketua DPRD Alor, menyatakan tidak akan lagi aktif berpolitik. Meski sempat memperoleh dukungan mayoritas dari Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan untuk kembali memimpin, Enny memilih untuk mengundurkan diri dan menyampaikan keputusannya langsung kepada DPP PDI Perjuangan.

Selama memimpin selama tiga periode, Enny dikenal sebagai sosok fenomenal dan berpengaruh dalam dinamika politik di Kabupaten Alor. Enny yang juga mantan Ketua DPRD Kabupaten Alor dikenal sosok perempuan tegas dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, serta anti korupsi.

Enny Anggrek (kanan) dan Matelda Maulaka Murry

Dengan kepengurusan baru ini, PDI Perjuangan Kabupaten Alor diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal partai dan terus memperjuangkan aspirasi rakyat, sejalan dengan semangat “Gotong Royong” yang menjadi ciri khas partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut. ***(joka)

Pos terkait