SOBAT Bahari, ini lho yang bikin lulusan Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sidoarjo Provinsi Jawa Timur dicari dunia industry kelautan dan perikanan. Ya, sejak kuliah, taruna Prodi Teknik Pengolahan Produk Perikanan dibekali pengetahuan dan kompetensi serta wajib mengikuti sertifikasi Hazard Analisis Critical Control Point atau HACCP.
Pemegang Sertifikat HACCP ini sangat dicari Perusahaan/industry pengolahan ikan karena menjadi regulasi yang wajib dipenuhi bagi setiap industri pengolahan ikan.
![]()
Pelatihan dan Sertifikasi HACCP kali ini diikuti oleh 86 taruna Prodi TPPP Tingkat Madya dan Perdana yang dilaksanakan dikampus Politeknik KP Sidoarjo selama 4 hari mulai 19-22 Mei 2025. Adapun pemateri berasal dari Dosen internal yang tersertifikasi HACCP, Inspektur Mutu Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) serta sejumlah Pejabat lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Adapun pelatihan diisi dengan pemberian materi teori, pre test dan post test diakhir materi, serta penyusunan dokumen HACCP secara berkelompok. Dengan lulus sertifikasi HACCP ini, maka taruna telah mampu menerapkan prinsip-prinsip dalam pengolahan ikan dan keamanan pangan.
Sertifikasi HACCP bagi perusahaan menjadi jaminan bahwa suatu perusahaan atau industri pangan telah menerapkan sistem manajemen keamanan pangan yang sistematis dan preventif, dengan fokus pada pengendalian bahaya (hazard) sejak dari bahan baku hingga produk akhir. Sertifikat ini diakui secara internasional dan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keamanan pangan. Oleh karena itu Perusahaan-perusahaan berskala internasional banyak membutuhkan SDM yang memiliki sertifikat HACCP. (*)
