Kalabahi, wartaalor.com – Sedikitnya 11 orang Taruna-taruni Politeknik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur saat ini tengah melakukan Praktek Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini sudah berlangsung sejak dua pekan lalu.
5 dari 11 Taruna-taruni tersebut bekerjasama dengan Pokhlasar Sigom Kalabahi Barat, Kecamatan Teluk Mutiara melakukan pelatihan, mengolah produk perikanan seperti ikan tuna, belo-belo dan rumput laut menjadi Abon, Dendeng, Ikan Asap, Bakso Ikan Tuna, Nugget Ikan Tuna dan Dodol Rumput Laut Original serta Dodol Rumput Laut Kenari.
Pada Sabtu, 24 Mei 2025 siang, wartaalor.com berkesempatan mengunjungi Rumah Produksi Kelompok Pengolah dan Pemasar atau Pokhlasar Sigom yang beralamat di RW 02 O’A Pirungdong Kelurahan Kalabahi Barat.
Disambut langsung dengan penuh kehangatan oleh Ketua Pokhlasar Mama Selfina Moll Bely beserta beberapa anggota kelompok juga didampingi oleh beberapa Taruna dan taruni Politeknik KKP Sidoarjo Angkatan 27 yang sedang melaksanakan program PKM di Pokhlasar Sigom.
Di lokasi itu, kami melihat ada beberapa fasilitas dan alat dukung untuk pengolahan abon yang menurut Mama Selfina, alat pengolahan tersebut diperoleh dari berkat bantuan aspirasi dari Bunda Julie Sutrisno Laiskodat akhir tahun 2023 yang saat itu menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai NasDem.
“Kami bersyukur karena kami dibantu oleh Bunda Julie, Bapak Alex Ofong dan Kakak Shanty. Jadi selain alat tersebut, untuk pengolahan lainnya kami masih menggunakan cara alami atau alat tradisional seadanya”, ujar Mama Selfina kepada wartawan.
Pokhlasar Sigom sendiri dibentuk kurang lebih awal tahun 2023 lalu, dan telah mengikuti beberapa pelatihan pengolahan hasil perikanan dan kelautan, baik oleh Dinas Perikanan Alor yang diprakarsai oleh Bunda Julie.
“Yang saat itu kegiatannya dilaksanakan di Aula Kodim/1622 Alor. Ketika itu Bunda Julie hadir membuka kegiatan secara Virtual dan dilanjutkan oleh Bapak Alex Ofong di Lokasi”, kenang mama Selfina.
Dilanjutkan mama Selfina, bahwa untuk meningkatkan kapasitas kami juga telah mengikuti pelatihan – pelatihan lainnya yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, BPOM dan juga Ibu Shanti Maro, seperti pelatihan pengolahan Abon Ikan Tuna, Dendeng Ikan, Ikan Asap, Bakso Ikan Tuna, Nugget Ikan Tuna dan Dodol Rumput Laut Original serta Dodol Rumput Laut Kenari.
Mama Neri selaku bendahara kelompok juga menambahkan dalam perjalanan, kami tetap mendapatkan dukungan dari Bunda Julie Sutrisno Laiskodat dan Bapak Alex Ofong, baik secara moral, spirit serta modal usah sejak awal kami bertemu dengan Bunda Julie dan Pak Alex.
“Kami bisa seperti sekarang karena dukungan kerjasama antara Bunda Julie, Pak Alex dan Mama Shanti Maro yang selalu berbagi keterampilan mengolah masakan, kami belajar cara bungkus, keuangan juga cara promosi”, pungkasnya.
Kerja kolaboratif tersebut juga datang dari para mahasiswa atau Taruna dan Taruni dari Politeknik KKP Sidoarjo Angkatan XXVII yang berkesempatan melakukan Praktek Kemitraan Masyarakat (PKM) di Alor. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan serta meningkatkan kompetensi yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di masyarakat, khususnya di bidang perikanan. Dimana para Taruna dan Taruni diharapkan mampu untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat perikanan, memahami tantangan yang dihadapi, dan memberikan solusi atau kontribusi yang relevan.
Adapun kelima dari 11 Taruna dan Taruni yang melakukan PKM di Pokhlasar Sigom, Mersi Molebila, Bernadus Modu dari Prodi Teknik Pengolahan Produk Perikanan, Charly Kafolamau dari Prodi Teknik Penanganan Patalogi Perikanan, Adhriyansya N. Salamah dan Wilyams Carlitos Laa dari Prodi Mekanisasi Perikanan. Kelimanya sekarang berada di semester 2.
Para Taruna-taruni berharap, PKM ini dapat memberikan manfaat bagi mereka sebagai taruna juga masyarakat perikanan serta Politeknik Perikanan Sidoarjo. Bagi Taruna, kegiatan ini bisa meningkatkan kompetensi dan keterampilan, serta pengalaman berinteraksi dengan masyarakat.
Mersi Molebila mewakili para Taruna juga menyampaikan terimakasih kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang telah memberikan kami rekomendasi dan kesempatan untuk mengenyam Pendidikan di Politeknik KKP Sidoarjo. Terima kasih yang sama juga untuk Bapak Alex, yang tahun lalu bersedia bertemu kami dan memberikan kami arahan serta motivasi saat kami mengikuti test di Kupang.
Selaras dengan para Taruna, Ketua Pokhlasar Sigom, Mama Selfina Bely bersama seluruh anggota mendapatkan solusi atas permasalahan pengolahan dan pemasaran produk perikanan yang selama ini mereka hadapi. Selain itu, juga mama – mama dapat meningkatkan produktivitas kelompok serta mendapatkan pengetahuan baru dari para Taruna.
“Oleh karena itu, kami dari kelompok mengucapkan terimakasih kepada adik – adik Taruna serta terimakasih kepada Kampus Politeknik KKP Sidoarjo. Karena dengan hadirnya adik – adik di kelompok kami, telah memberikan pengetahuan kepada kami masyarakat tentang pentingnya ilmu pengolahan ikan dan rumput laut menjadi berbagai produk olahan yang bernilai tambah,” tutup Ketua Pokhlasar Sigom, mama Selfina sambil berharap suatu saat anak – anak dari anggota kelompoknya bisa juga berkesempatan sekolah seperti para Taruna yang ada. ***(joka)
