LEMBATA, WARTAALOR.COM | Badai Seroja yang menghantam wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pekan lalu mengakibatkan korban jiwa dan harta benda. Di Kabupaten Lembata sebagai salah satu wilayah terparah, hingga saat ini sejumlah korban hilang terbawa banjir bandang dan tertutup longsor jasadnya belum ditemukan.
Tim Mabes Polri dan Basarnas kemudian kerahkan anjing pelacak guna mendeteksi serta mencari jasad korban hilang. Proses pencarian dilakukan di Kecamatan Ile Ape. Selain menggunakan alat excavator untuk membongkar bebatuan dan reruntuhan bangunan, pencarian jasad korban juga dibantu dengan mengerahkan 3 ekor anjing pelacak (SAR Dog) yang didatangkan dari Mabes Polri dan 4 ekor anjing pelacak dari Basarnas.
