Gegara HOAX, Warga Batu Putih Kabola Lari Sembunyi ke Hutan Karena Takut Divaksin

Kapolres Alor, AKBP. Agustinus Christmas, SIK seusai menerima vaksin kepada Wartawan mengatakan, vaksinasi terhadap dirinya berjalan lancar, dan setelah divaksin tidak terjadi apa-apa. Oleh karena itu, Kapolres Christmas mengajak kepada semua masyarakat untuk menjaga kesehatan dan siap di vaksin.

Hal yang sama juga disampaikan Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag yang minta kepada masyarakat jangan mempercayai informasi hoax tentang vaksin covid-19 ini. Menurut Dandim Munawar, dirinya setelah menerima vaksin tersebut, kondisinya dalam keadaan yang biasa atau normal.

Sementara itu tokoh pemuda, Deni Lalitan dalam testimoninya menyatakan ungkapan kegembiraannya atas vaksin yang telah diterimanya.

Deni mengatakan, kondisi tubuhnya dalam keadaan baik setelah divaksin, dan ketika divaksin ternyata suntikannya tidak terasa, malah kalau dibandingkan dengan gigitan nyamuk, lebih sakit gigitan nyamuk. Deni juga mengajak masyarakat untuk menyiapkan diri guna divaksin.

Sedangkan Pjs. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, dr. Ketut Indrajaya mengungkapkan, dalam pencanangan ini sebanyak 10 orang di vaksin, kemudian untuk tahap 1 vaksin diberikan kepada semua tenaga kesehatan di Kabupaten Alor dengan jumlah vaksin 4.120 unit dengan jumlah tenaga kesehatan yang terdaftar ada 1.773. Jumlah tersebut tentu dalam perjalanan ada penambahan.

Ketut mengatakan, pelaksanaannya vaksinasi ini kurang lebih 1 satu setengah bulan, dan semoga bisa lebih percepat yang akan berlangsung di 8 fasilitas kesehatan, yakni 2 di Pulau Pantar dan 6 di pulau besar ini termasuk RSUD Kalabahi.

Ketut melanjutkan, untuk tahap II secara nasional akan dilangsungkan bulan maret, yakni sasarannya adalah ASN, TNI/Polri, dan peserta untuk 60 tahun keatas. Kemudian tahap ketiga, ungkap Ketut, untuk masyarakat dengan kelompok umur 18 tahun sampai 59 tahun, jika tidak mengalami perubahan. *(Joka)

Bacaan Lainnya

Pos terkait