Gegara HOAX, Warga Batu Putih Kabola Lari Sembunyi ke Hutan Karena Takut Divaksin

Ia menyebut, warga yang lari bersembunyi ke hutan itu ada yang sudah kembali ke kampung ada yang tidak. Dirinya kemudian memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga bahwa vaksin tidak berbahaya. “Jadi sampai sekarang ada yang sudah kembali ke kampung ada yang tidak. Yang tidak kembali itu mereka buat pondok di hutan lalu tinggal disana,” ungkap Domi.

Vaksin Tidak Berbahaya

Seperti diberitakan WARTAALOR.COM sebelumnya terkait pengakuan Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Sg dan Kapolres Alor AKBP Agustinus Chrismas, SIK saat menerima vaksin. Dandim dan Kapolres tidak mengeluh adanya reaksi atau dampak dari vaksininasi itu.

Mereka juga memberikan testimoni, bahwa suntikan vaksinasi tersebut hampir tidak terasa, malah gigitan nyamuk lebih sakit. Seperti disaksikan Wartawan di Gedung Darma Wanita Kabupaten Alor, Senin 1 Februari 2021 pada kegiatan vaksin perdana ini digelar setelah dicanangkan oleh Bupati Alor, Drs. Amon Djobo.

Pejabat pertama yang mendapat vaksin ini adalah Kapolres Alor, AKBP. Agustinus Christmas, SIK, kemudian disusul Perwakilan dari sejumlah tokoh publik, Dandim 1622 Alor, Letkol. Supyan Munawar, S.Ag, Pejabat Pemerintah Kabupaten Alor, hingga Kepala BPJS Kabupaten Alor.

Mereka yang divaksin ini adalah benar-benar kondisi kesehatannya dalam keadaan sehat setelah di periksa di meja pemeriksaan di gedung tersebut.

Pos terkait