“Jadi niat ini sudah saya sampaikan ke Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Alor. Tentu dalam perjalanan ada tahapan, mekanise partai yang harus dilalui seperti survey. Namun secara kesiapan untuk maju, saya sudah sangat siap untuk bertarung,” sambung mantan sekretaris NU Alor ini.
Alumni STIH Sunan Giri Malang ini menjelaskan, dirinya pada tahun 2017 lalu mengundurkan diri dari ASN dan ikut dalam kontestasi politik Pilkada Alor tahun 2018. Namun takdir berkata lain sehingga tidak masuk dalam bursa calon. Ia lalu mempersiapkan komitmennya yang lebih matang untuk kembali maju pada Pilkada Alor yang akan datang.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Alor, Sulaiman Singh mengatakan, partai yang dinahkodainya saat ini merupakan partai yang modern, partai terbuka dan partai kader.
“Untuk itu partai harus memberikan jaminan terhadap hak memilih dan dipilih serta menciptakan suasana demokrasi yang sehat. Semua kader juga mempunyai tanggung jawab mengekspresikan garis perjuangannya,” ujar Singh.
