JAKARTA – Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2026 menjadi momentum meneguhkan kembali nilai perjuangan, kesetiaan terhadap negara, dan persatuan nasional. Semangat kepahlawanan juga relevan dalam menghadapi tantangan keamanan modern, termasuk dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang tengah menjadi perhatian publik.
Mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Melangkah Bersama, Melanjutkan Perjuangan”, pemerintah melalui Kementerian Sosial mengajak masyarakat meneladani keberanian, pengabdian, dan pengorbanan para pejuang melalui kontribusi nyata bagi bangsa.
Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), Meutia Farida Hatta Swasono, menegaskan bahwa kepahlawanan tidak sebatas mengenang sejarah, melainkan meneruskan semangat cinta tanah air kepada generasi berikutnya.
“Di dalam situasi apapun, prinsip dan semangat hidup membela negara, membela bangsa itu harus tetap ada,” ujar Meutia.