“Kita sekarang berada dalam kondisi harus survival. Kita harus bertahan, kita harus menyelamatkan kekayaan kita, sumber alam kita,” ujar Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa dalam situasi ketidakpastian global, kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama. Meski demikian, Indonesia tetap menjalankan kebijakan luar negeri yang mengedepankan hubungan baik dengan seluruh negara tanpa mengesampingkan kepentingan nasional.
Melalui kombinasi efisiensi anggaran dan penguatan program prioritas, pemerintah menilai APBN dapat menjadi instrumen yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat perlindungan sosial, serta menjaga daya tahan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global. (*)