“Pemuda Papua harus menjadi motor penggerak persatuan, menjaga adat istiadat, dan mengambil bagian dalam pembangunan. Semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Tokoh adat Mananwir-Er Beba Ronsumbre, Nehemia Ronsumbre, juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi tantangan perkembangan zaman. Menurut dia, pemuda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Nehemia mendorong pemuda Papua menggunakan teknologi secara bijaksana, meningkatkan kualitas diri, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan dan pengembangan keterampilan untuk mendukung kemajuan daerah. Ia menilai pelestarian adat dan budaya dapat berjalan beriringan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
