Indonesia Jaga Stabilitas Ekonomi dan Nilai Tambah Nasional

Oleh: Dhita Karuniawati )*

Upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional terus menjadi perhatian pemerintah di tengah ketidakpastian global yang memengaruhi perdagangan, investasi, dan pergerakan nilai tukar. Penguatan kebijakan fiskal dan moneter, pengendalian inflasi, serta peningkatan nilai tambah industri menjadi langkah penting untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing Indonesia.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia (FEB UKI), Prof. Wilson Rajagukguk, menilai pemerintah telah menjalankan kebijakan strategis untuk menjaga ketahanan perekonomian nasional. Menurutnya, langkah tersebut mencakup lima pilar utama, yakni menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan sektor eksternal, memastikan kecukupan likuiditas, mengendalikan inflasi, serta memperdalam pasar keuangan.

Wilson menjelaskan koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi ekonomi yang stabil. Kebijakan fiskal melalui pengelolaan anggaran negara perlu berjalan searah dengan kebijakan moneter agar pengendalian harga, stabilitas rupiah, dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Ia menilai pengendalian inflasi menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga daya beli masyarakat. Inflasi yang terkendali memberikan kepastian bagi rumah tangga dalam mengatur pengeluaran, sekaligus membantu dunia usaha merencanakan investasi dan kegiatan produksi. Dengan demikian, stabilitas harga tidak hanya berpengaruh terhadap kondisi ekonomi makro, tetapi juga terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain inflasi, Wilson menekankan pentingnya menjaga pergerakan nilai tukar rupiah agar tidak mengalami perubahan terlalu tajam. Menurutnya, kestabilan nilai tukar lebih penting dibandingkan sekadar melihat tinggi atau rendahnya angka kurs. Perubahan yang terlalu cepat dapat meningkatkan ketidakpastian biaya impor, pembayaran kewajiban luar negeri, serta perencanaan usaha.

Pos terkait