Guru Besar FEB UKI: Hilirisasi Industri dan Penguatan SDM Dorong Nilai Tambah Ekonomi Indonesia

“Nilai tambah industri itu harus, jangka pendek. Tapi bagi saya, nilai tambah utama adalah nilai tambah manusia kita ini,” ungkapnya.

Wilson menilai pendapatan yang lebih terjamin dapat meningkatkan kemampuan masyarakat merencanakan konsumsi dan menghadapi gejolak ekonomi. Karena itu, penguatan industri perlu berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Ia turut mengingatkan pentingnya mendukung produk dalam negeri. Di samping manufaktur, sektor budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata juga berpotensi menjadi keunggulan Indonesia.

Upaya tersebut sekaligus dapat memperluas kesempatan bagi pelaku usaha lokal di berbagai daerah.

Pos terkait