Dua Tahun Prabowo-Gibran, Publik Diajak Waspadai Provokasi Negatif

Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, masyarakat diajak menjaga keamanan dan ketertiban serta mewaspadai provokasi negatif yang berpotensi memicu perpecahan. Momentum evaluasi pemerintahan diharapkan menjadi ruang penyampaian aspirasi secara damai sekaligus memperkuat persatuan nasional.

Aktivis Pergerakan, Ammad mengingatkan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif. Ia juga menekankan agar momentum dua tahun pemerintahan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu ketertiban umum.

“Pemerintah telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka. Karena itu, penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar suasana tetap damai dan kondusif. Seluruh elemen masyarakat perlu tetap waspada terhadap potensi provokasi. Jangan mudah terpancing oleh pihak mana pun yang ingin mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Ammad,

Pos terkait