Bantuan Karhutla Diperkuat, Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Masyarakat Terdampak Kabut Asap

Dukungan anggaran tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni pemadaman kebakaran, perlindungan masyarakat, dan pemulihan lingkungan. Penggunaannya meliputi operasi pemadaman darat, penanganan lahan gambut, mobilisasi personel, penyediaan logistik, serta kebutuhan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, penanggulangan karhutla diarahkan tidak hanya untuk mengendalikan sumber kebakaran, tetapi juga mengurangi risiko yang dialami warga.

Aspek perlindungan masyarakat mendapat perhatian melalui pembiayaan posko pengungsian, distribusi bantuan, evakuasi, serta pelayanan kesehatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melaporkan penggunaan anggaran Rp540 juta untuk operasional posko, distribusi logistik, dan evakuasi. Selain itu, sekitar Rp898,72 juta digunakan untuk dukungan kesehatan berupa masker, vitamin, obat-obatan, dan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di Provinsi Jambi, pemerintah pusat juga memberikan Bantuan Presiden sebesar Rp30 miliar. Gubernur Jambi Al Haris memastikan bahwa penggunaannya mengikuti petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku. Menurutnya, bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan operasional penanggulangan karhutla, termasuk logistik, akomodasi, konsumsi, dukungan personel, serta pengadaan peralatan yang diperlukan di lapangan.

Al Haris menjelaskan bahwa alokasi terbesar diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi, yakni lebih dari Rp18 miliar. Dukungan juga dialokasikan kepada RSUD Raden Mattaher sebesar Rp6,5 miliar, Dinas Kesehatan lebih dari Rp2,8 miliar, serta Dinas Kehutanan sekitar Rp1,8 miliar. Pembagian tersebut memperlihatkan keterkaitan antara kebutuhan pemadaman, kesiapan layanan kesehatan, dan dukungan kelembagaan dalam menghadapi dampak karhutla.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat bantuan langsung kepada masyarakat terdampak. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyalurkan bantuan pangan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada 10 Oktober 2026. Pemerintah provinsi juga mendistribusikan masker, multivitamin, air bersih, serta bantuan tunai melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Pos terkait