Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah tengah menyusun mekanisme khusus untuk mengatasi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur dalam penyaluran program tersebut.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengatakan skema khusus diperlukan karena karakteristik wilayah 3T berbeda dengan daerah perkotaan. Penyesuaian tersebut juga sejalan dengan kebijakan refocusing Program MBG yang memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta masyarakat di wilayah 3T.
“Jadi memang untuk wilayah 3T itu ada skema tersendiri,” ujar Qodari.