Tidak Benar Pemerintah Anti Kritik, Justru Sebaliknya, Demokrasi Membaik

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hal Asasi Manusia, Imigrasi, dan Permasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Prof Yusril Ihza Mahendra membantah tudingan Barisan Oposisi Indonesia (BOI) yang menilai pemerintah anti kritik dan tidak membuka ruang untuk pemikiran kritis ataupun sikap kritis terhadap jalannya pemerintahan.

Menurutnya semakin tajamnya kritik akademisi kepada pemerintah maka pemerintah semakin senang dan dapat mengkaji ulang maupun mempelajari kembali kebijakan yang dikeluarkan termasuk dengan kondisi dewasa ini terkait dengan isu demokrasi, pelanggaran HAM, hingga korupsi.

“Jadi pemerintah enggak pernah melihat orang yang mengkritik sebagai musuh termasuk juga pandangan kritis akademisi yang masuk dalam Barisan Oposisi Indonesia (BOI),” ujar Menko Kumham Imipas.

Yusril mengungkapkan hal yang sama juga disampaikan Presiden Prabowo. Menurut dia Presiden Prabowo sangat mempersilahkan pemikiran kritis maupun kritik terhadap pemerintah. Maka dari itu sambungnya, pada prinsipnya akademisi termasuk yang tergabung dalam BOI bebas untuk menyampaikan pemikiran kritisnya terhadap pemerintahan saat ini.

Pos terkait