Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Bulog Kalabahi Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Kepala PT Perum Bulog Kalabahi Kabupaten Alor, Stefanus Masu

KALABAHI, wartaalor.com – PT Perum Bulog Cabang Kalabahi, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap aman dan mencukupi menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala PT Perum Bulog Kalabahi, Stefanus Masu, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin, 22 Desember 2025, menyampaikan bahwa stok bahan pokok, khususnya beras, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Alor hingga tiga bulan ke depan.

“Stok bahan pokok di Bulog Kalabahi saat ini aman dan mencukupi, terutama beras yang tersedia untuk kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan,” ujar Stefanus Masu.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, Bulog Kalabahi saat ini menyediakan empat jenis komoditas bahan pokok utama, yakni beras medium, beras premium, gula pasir, dan minyak goreng. Seluruh komoditas tersebut tersedia dalam jumlah yang memadai untuk menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari raya.

Adapun rincian stok bahan pokok yang tersimpan di gudang Bulog Kalabahi, yakni beras medium sebanyak 700 ton yang diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Sementara itu, stok beras premium tersedia sebanyak 25 ton, disesuaikan dengan permintaan pasar. Untuk komoditas gula pasir tersedia sebanyak 50 ton yang diperkirakan cukup untuk empat bulan ke depan, serta minyak goreng sebanyak 21 ribu liter yang juga diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga empat bulan ke depan.

Stefanus Masu mengakui bahwa setiap momentum hari raya besar seperti Natal, Tahun Baru, maupun Idulfitri biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan yang berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok. Namun, untuk Natal dan Tahun Baru kali ini, ia menilai kenaikan harga di pasaran masih tergolong normal dan tidak signifikan.

“Harga bahan pokok di pasar bebas saat ini masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan yang signifikan,” katanya.

Meski demikian, pihak Bulog Kalabahi tetap melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan opsi gelar pasar murah, apabila terdapat permintaan dari Pemerintah Kabupaten Alor dan terjadi lonjakan harga bahan pokok di pasaran.

Menurut Stefanus, hingga saat ini harga bahan pokok di Pasar Kalabahi masih dalam kondisi normal. Namun, ia mengakui adanya kenaikan harga pada komoditas minyak tanah, yang telah terjadi sejak awal Desember 2025 dengan kisaran harga antara Rp6.000 bahkan hingga Rp10.000 per liter.

Untuk mengendalikan kenaikan harga tersebut, Pemerintah Kabupaten Alor melalui Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Alor, bekerja sama dengan PT Ombay selaku agen tunggal minyak tanah, terus menggelar pasar murah minyak tanah. Langkah ini dilakukan guna menekan lonjakan harga di pasaran sekaligus memastikan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terjangkau menjelang hari raya.

Dengan ketersediaan stok bahan pokok yang mencukupi serta upaya stabilisasi harga melalui pasar murah, Bulog Kalabahi bersama Pemerintah Kabupaten Alor berharap masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap kelangkaan bahan pokok. ***(joka)

Pos terkait