Aceh – Inisiatif luar biasa telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo dengan membuat program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) yang direalisasikan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dalam meningkatkan kualitas generasi muda Aceh. Presiden Jokowi tiba di Gedung AMANAH, Ladong, Aceh Besar (15/10) didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D., P.S.M., dengan dimeriahkan oleh 800 penari pemuda Aceh.
Presiden Joko Widodo terlebih dahulu berkeliling untuk melihat berbagai stand karya anak muda Aceh dalam program AMANAH. Presiden Jokowi banyak berinteraksi dengan pemuda-pemuda AMANAH yang merupakan pengusaha muda, petani muda, seniman, content creator dan pegiat kreatif muda lainnya.
Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyatakan bahwa kini Indonesia menghadapi ketidakpastian global yang disebabkan oleh tiga faktor utama: ketidakpastian ekonomi dengan pertumbuhan dunia yang sangat rendah dan banyak negara jatuh ke resesi; ketidakpastian geopolitik akibat konflik yang terus berlangsung seperti perang Ukraina, konflik Israel-Palestina, dan ketegangan di Timur Tengah; dan dampak nyata perubahan iklim dengan bencana alam dan suhu ekstrem yang membuat persaingan antarnegara semakin ketat.
“Oleh sebab itu, kunci kita adalah bagaimana kita bisa menciptakan SDM unggul, sehingga kita bisa berkompetisi dengan negara lain. Kita Alhamdulillah tahun kemarin, ekonomi kita masih tumbuh 5,08 persen, tahun ini kita perkirakan juga Insha Allah masih di atas 5 persen. Dan kita harapkan nanti dengan pelantikan Presiden baru, Bapak Prabowo Subianto, ekonomi kita akan jauh lebih baik,” sambutnya.
Presiden Jokowi menunjukkan rasa kagumnya melihat inovasi dan kreativitas anak-anak muda di Aceh, yang menurutnya sangat berkelas, dan menunjukkan kualitas yang luar biasa.
