Pengelolaan inflasi dan nilai tukar perlu diarahkan untuk menjaga kepastian perencanaan rumah tangga maupun dunia usaha, terutama dalam mengambil keputusan konsumsi, investasi, dan pembayaran kewajiban.
Ia juga menilai belanja negara untuk layanan publik, perlindungan sosial, dan bantuan pangan berperan sebagai penyangga ketika perekonomian menghadapi tekanan.
“Pertama-tama dua-duanya harus kompak,” kata Wilson, merujuk pada koordinasi otoritas fiskal dan moneter.
Lebih jauh, Wilson menilai hilirisasi industri merupakan agenda penting untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah sekaligus memperbesar nilai ekonomi sumber daya nasional.
Pengolahan komoditas seperti mineral dan hasil perkebunan di dalam negeri dapat membuka peluang investasi, memperluas lapangan kerja, serta mendorong produksi barang bernilai tambah lebih tinggi.