Ekspor Tumbuh dan Surplus Terjaga, Pemerintah Optimistis Ekonomi Nasional Kian Kuat

Menurutnya, tren positif perdagangan turut didukung aktivitas sektor manufaktur. Peningkatan impor bahan baku sebesar 22 persen dan barang modal sebesar 10 persen mengindikasikan kegiatan produksi dan investasi industri tetap berjalan. Selain itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada September 2026 meningkat menjadi 52,4 dari 49 pada Agustus 2026, yang menandakan ekspansi sektor manufaktur.

“Penguatan ekspor perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas industri dalam negeri. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dari angka perdagangan, tetapi juga dapat mendorong ekspansi usaha dan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” katanya.

Aditya menambahkan, hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah. Pengembangan industri pengolahan diharapkan memperkuat daya saing produk Indonesia sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi yang diperoleh di dalam negeri.

Pos terkait