Survei Kepuasan Publik Warnai Dua Tahun Prabowo-Gibran

Adapun kebijakan pengelolaan dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam melalui program hilirisasi industri memperoleh skor 4,7. Hal ini menunjukkan perlunya akselerasi dampak ekonomi agar manfaat hilirisasi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat luas. Di samping itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurut survei INES memperoleh dukungan sebesar 78,2 persen. Program ini dinilai strategis tidak hanya untuk pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga sebagai stimulus untuk menggerakkan ekosistem perekonomian daerah setempat apabila pelaksanaannya disertai pengawasan ketat, transparansi, dan standar kualitas yang konsisten.

Apresiasi terhadap capaian pemerintah tidak menghapus fakta bahwa tekanan ekonomi rumah tangga masih menjadi perhatian utama. Penilaian publik pada dasarnya tidak hanya didasarkan pada besarnya alokasi anggaran atau megahnya pencanangan program, melainkan pada kemudahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sektor pangan tetap menjadi indikator paling sensitif bagi masyarakat. Keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya diukur dari angka ketersediaan di gudang cadangan negara, tetapi juga dari keterjangkauan harga jual beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya di pasar tradisional. Penguatan produksi lokal, efisiensi rantai distribusi, serta pengawasan harga pasar merupakan langkah mutlak agar inflasi tidak menggerus daya beli warga.

Keberhasilan pemerintahan pada akhirnya tidak cukup diukur melalui statistik kepuasan semata, melainkan dari sejauh mana masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang semakin mudah, serta kesempatan ekonomi yang merata. Memasuki tahun-tahun berikutnya, konsistensi pelaksanaan kebijakan, transparansi, serta pengawasan ketat terhadap efisiensi anggaran akan menjadi faktor penentu. Capaian selama dua tahun ini memberikan dasar yang cukup solid untuk melakukan penyempurnaan pada sektor-sektor yang belum optimal. Dengan landasan gotong royong dan fokus pada kesejahteraan rakyat, momentum ini berpotensi menjadi pendorong kuat menuju pertumbuhan nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pos terkait