Memasuki tahun ketiga, penciptaan lapangan kerja formal, penguatan investasi, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi agenda penting. Program industrialisasi dan hilirisasi diharapkan mampu menghasilkan pekerjaan produktif, sementara pelatihan dan magang dapat membantu generasi muda menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan industri.
Di tengah tantangan geopolitik, perubahan iklim, dan fluktuasi harga energi, penguatan ketahanan pangan dan energi juga diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional.
Telisa menilai kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, media, dan lembaga pengawas menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas kebijakan.
Dengan evaluasi berbasis data dan perbaikan berkelanjutan, fondasi pembangunan selama dua tahun pertama diharapkan dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan yang semakin berkualitas, kesempatan kerja yang lebih luas, dan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat.