JAKARTA – Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ketahanan ekonomi nasional menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika global. Berbagai program prioritas pemerintah juga membuka peluang untuk memperkuat aktivitas ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pemerataan pembangunan.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Prof. Telisa Aulia Falianty, menilai perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang cukup baik di tengah tekanan global. Pertumbuhan ekonomi yang tetap berada di atas 5 persen, inflasi yang relatif terkendali, serta tren penurunan pengangguran dan kemiskinan menjadi indikator positif bagi keberlanjutan pembangunan nasional.
“Secara makro, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang cukup baik di tengah tekanan global. Pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas 5 persen, inflasi relatif terkendali, serta tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan menunjukkan tren penurunan,” ujar Telisa.