Percepatan Rumah Subsidi Membuat MBR Lebih Dekat dengan Hunian Layak

Oleh: Bagas Nurahman)*

Program percepatan rumah subsidi menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian layak, nyaman, dan terjangkau. Melalui Program Tiga Juta Rumah, pemerintah memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan ketersediaan rumah, mempermudah akses pembiayaan, serta menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat dalam Perumahan Buana Subang Raya 2 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pembangunan rumah subsidi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, baik dari sisi jumlah unit, kualitas bangunan, maupun ketersediaan fasilitas pendukung.

Perumahan Buana Subang Raya 2 dikembangkan di atas lahan seluas 13 hektare sejak Maret 2025. Kawasan tersebut direncanakan menyediakan 1.300 unit rumah, terdiri atas 1.100 unit rumah subsidi dan 200 unit rumah komersial. Pengembangan kawasan ini direncanakan menyediakan 1.300 unit rumah, yang terdiri atas 1.100 unit subsidi dan 200 unit komersial, sebagai bagian dari upaya memperluas pilihan hunian bagi masyarakat Kabupaten Subang. Pengembangan tersebut menjadi langkah untuk memperluas pilihan hunian sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan tempat tinggal masyarakat di Kabupaten Subang.

Dalam rangkaian kegiatan, penanaman pohon di kawasan perumahan turut menjadi bagian dari perhatian terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Upaya tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan hunian tidak hanya berorientasi pada penyediaan bangunan, tetapi juga pada penciptaan kawasan yang asri dan nyaman bagi masyarakat.

Pos terkait