JAKARTA – Penguatan layanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk tambahan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, yang diharapkan semakin meningkatkan akses dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timbul Siregar, mengatakan program JKN telah memberikan manfaat besar dalam membantu masyarakat memperoleh pembiayaan kesehatan.
Menurut dia, penguatan sistem tetap diperlukan agar program yang telah memberikan manfaat luas tersebut dapat berjalan semakin optimal dan menjangkau kebutuhan masyarakat.
“Masih banyak persoalan, tetapi ini yang dicoba didorong bahwa program yang sudah baik harus satu-satu diselesaikan secara sistemik. Tetapi tidak bisa dilakukan hanya oleh BPJS Kesehatan,” ujar Timbul