Meski demikian, Pemprov DKI masih mengejar target cakupan 46 persen hingga akhir 2026.
“Target hingga akhir 2026 adalah 46 persen, sehingga masih perlu menjangkau sekitar 1,05 juta orang,” ujarnya.
Penguatan kesehatan juga dilakukan melalui perbaikan layanan BPJS Kesehatan. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan Presiden Prabowo meminta kualitas pelayanan BPJS ditingkatkan, termasuk dengan memperpendek waktu antrean.
“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antreannya bisa lebih pendek lagi,” ujar Budi.
Prabowo juga meminta rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum. Langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah memperkuat akses, kualitas, dan kesetaraan layanan kesehatan bagi masyarakat.