BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

Seiring dengan perluasan layanan, BGN juga terus memperkuat pengawasan terhadap kelayakan SPPG sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan. Evaluasi dilakukan agar setiap fasilitas dapat menjalankan pelayanan sesuai standar serta memberikan manfaat secara optimal bagi penerima program.

“Dan ke depan kami juga terus memperketat pengawasan terhadap kelayakan SPPG sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program, terutama setelah terjadi sejumlah kasus keracunan makanan,” tambah Nurjaeni.

Penguatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari komitmen BGN dalam menjaga kualitas layanan MBG. Setiap fasilitas yang memerlukan pembenahan mendapatkan tindak lanjut melalui proses evaluasi agar dapat memenuhi ketentuan kesehatan dan keamanan sebelum kembali menjalankan pelayanan.

“Sementara SPPG yang mengalami kejadian menonjol atau insiden serius akan ditutup sementara untuk dilakukan perbaikan dan baru dapat kembali beroperasi setelah dinyatakan layak oleh dinas kesehatan,” pungkas Nurjaeni. (*)

Pos terkait