*) Oleh: Arga Prasetya
Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Berbagai layanan keuangan kini semakin mudah diakses, transaksi berlangsung lebih cepat, dan inklusi keuangan terus meningkat seiring berkembangnya teknologi. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya ancaman online scam yang semakin canggih dan sulit dideteksi. Dalam konteks inilah, upaya pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis yang layak didukung demi menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus melindungi masyarakat dari kejahatan digital.
Lebih jauh, peringatan OJK mengenai semakin kompleksnya online scam menunjukkan bahwa ancaman tersebut tidak lagi sekadar berupa penipuan konvensional yang menyasar individu. Kejahatan digital kini berkembang menjadi jaringan kriminal terorganisasi yang berkaitan erat dengan pencucian uang, pemanfaatan rekening penampung, hingga operasi lintas negara. Situasi tersebut menuntut pendekatan yang lebih komprehensif karena setiap transaksi ilegal dapat menjadi bagian dari rantai kejahatan keuangan yang lebih besar. Oleh sebab itu, pemberantasan online scam harus ditempatkan sebagai agenda strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.