Stimulus Fiskal Semester II-2026 Langkah Antisipatif Jaga Ekonomi Nasional

Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus fiskal pada Semester II tahun 2026 sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. Kebijakan tersebut difokuskan untuk memperkuat daya beli masyarakat, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, serta mendukung keberlanjutan sektor usaha dan industri nasional.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi global dan menyiapkan kebijakan yang responsif untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik.

“Pemerintah memastikan kebijakan fiskal tetap adaptif untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dan melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika global,” ujar Purbaya dalam keterangannya pada Mei 2026.

Stimulus fiskal yang disiapkan pemerintah meliputi penguatan bantuan sosial, dukungan terhadap sektor produktif, insentif perpajakan tertentu, hingga percepatan belanja pemerintah di berbagai sektor strategis. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga konsumsi rumah tangga dan memperkuat aktivitas ekonomi nasional pada paruh kedua tahun ini.

Pos terkait