BOTA, WARTAALOR.COM – Julie Sutrisno Laiskodat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di daerah pemilihannya menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pada tahun 2026 ini, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem tersebut menyalurkan bantuan 12 ekor sapi kurban kepada umat Muslim di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) I yang meliputi Kabupaten Alor, Flores dan Lembata.
Di Kabupaten Alor, penyaluran bantuan dilaksanakan di Masjid Jihadul Haq Bota, Desa Alila, Kecamatan Alor Barat Laut (ABAL), Minggu (24/5/2026) sore.
Mewakili Julie Sutrisno Laiskodat yang akrab disapa Bunda Julie, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Alor, Deni Padabang menyerahkan secara langsung satu ekor sapi kurban jantan berukuran besar kepada panitia penerimaan hewan kurban Masjid Jihadul Haq Bota.
Bantuan tersebut diterima oleh Rajab Maro dan disaksikan sejumlah jamaah masjid setempat.
Dalam kesempatan itu, Deni Padabang menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan perhatian Bunda Julie kepada umat Muslim di Kabupaten Alor yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha tinggal beberapa hari lagi.
“Kami mewakili Bunda Julie menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk jamaah Masjid Jihadul Haq Bota. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima dan membawa sukacita dalam menyambut Hari Raya Idul Adha,” ujarnya.
Sementara itu, Rajab Maro menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan Julie Sutrisno Laiskodat kepada jamaah Masjid Jihadul Haq Bota.
“Atas nama jamaah Masjid Jihadul Haq Bota, kami menyampaikan terima kasih kepada Bunda Julie atas bantuan sapi kurban ini. Kami mendoakan semoga Bunda Julie dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai anggota DPR RI,” ungkapnya.
Rajab juga berharap Julie Sutrisno Laiskodat dapat kembali terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu legislatif mendatang sehingga terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah Dapil NTT I, khususnya Kabupaten Alor.
Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan bahwa momentum Idul Adha bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
“Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah keagamaan, melainkan momentum universal untuk merefleksikan nilai-nilai pengorbanan, kepedulian dan kebersamaan. Melalui penyerahan 12 ekor sapi kurban ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan meringankan beban sesama, sekaligus memperkuat fondasi kebersamaan serta toleransi yang telah mengakar kuat di bumi Nusa Tenggara Timur,” ujar Julie.
Anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan tersebut juga menegaskan bahwa aspek sosial-keagamaan memiliki hubungan erat dengan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat akar rumput. Menurutnya, distribusi daging kurban secara langsung membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sosial.
Program bantuan hewan kurban ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan Julie Sutrisno Laiskodat di daerah pemilihannya. Tahun ini, sebanyak 12 ekor sapi disalurkan ke sejumlah masjid utama, yayasan sosial dan komunitas masyarakat di Pulau Alor, Pulau Flores dan Pulau Lembata.
Pemotongan hewan kurban dijadwalkan dilaksanakan secara serentak pada 27 Mei 2026. Program tersebut juga disebut sejalan dengan arahan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, kepada seluruh anggota Fraksi NasDem DPR RI agar melaksanakan kegiatan kurban di daerah pemilihannya masing-masing.
Selain bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu memperkuat toleransi antarumat beragama, solidaritas sosial serta semangat gotong royong di tengah masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi luas dari tokoh masyarakat dan pengurus lembaga keagamaan setempat karena dinilai hadir pada momentum yang tepat, terutama saat masyarakat membutuhkan dukungan moral maupun materiil untuk merayakan hari besar keagamaan dengan penuh khidmat dan sukacita.
Melalui aksi sosial ini, istri mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu berharap seluruh elemen masyarakat di Nusa Tenggara Timur dapat terus merawat kebhinekaan, memperkuat persaudaraan dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan. ***(joka)
