Kadis Pariwisata Alor Buka Pelatihan Cenderamata Kain Tenun, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital

KETERANGAN FOTO: Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Muhammad Baesaku foto bersama dua narasumber dan para kepala bidang usai membuka kegiatan pelatihan pembuatan Cenderamata Kain Tenun di Aula Hotel Pulo Alor, Selasa, (14/4/2026)

Menurutnya, langkah ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga membuka peluang pasar baru, terutama di sektor pariwisata.

“Wisatawan membutuhkan cenderamata yang praktis, mudah dibawa, dan memiliki nilai budaya. Di sinilah peluang besar bagi para perajin kita,” tambahnya.

Dalam arahannya, Baesaku juga menyampaikan sejumlah poin strategis yang perlu diperhatikan peserta, antara lain:

  1. Fokus pada target pasar, baik wisatawan domestik maupun mancanegara, serta pemanfaatan platform digital dan marketplace.
  2. Peningkatan kualitas dan inovasi produk, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
  3. Pemberdayaan UMKM lokal, melalui penciptaan produk bernilai tambah.
  4. Pelestarian budaya, dengan tetap mempertahankan motif khas dari berbagai etnis di Alor seperti Alor Besar dan Pantar.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi lokasi pemasaran produk, di antaranya:

  1. Bandara Mali Alor sebagai etalase cenderamata bagi wisatawan,
  2. Gedung Dekranasda Kabupaten Alor sebagai pusat galeri,
  3. Destinasi wisata seperti Pantai Sebanjar dan Kampung Adat Takpala,
  4. Event tahunan seperti Festival Wismaraya Alor, serta
  5. Hotel dan resort melalui kerja sama penyediaan ruang display produk lokal.

Pos terkait