Jakarta – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan akan memberikan dorongan signifikan terhadap konsumsi masyarakat. Momentum tahunan ini selalu menjadi salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi domestik, terutama di sektor ritel, transportasi, hingga pariwisata.
Pemerintah bersama pelaku usaha meluncurkan berbagai program untuk memperkuat konsumsi domestik. Salah satunya melalui program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 yang melibatkan ratusan merek, puluhan ribu gerai ritel, dan ratusan pusat perbelanjaan di berbagai daerah.
Program tersebut ditargetkan mampu menghasilkan transaksi hingga Rp53 triliun selama periode Ramadan hingga Idulfitri, sekaligus menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama tahun ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode penting untuk mendorong konsumsi masyarakat.