
Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar menyampaikan permohonan maaf atas opini yang berkembang sehingga seakan merusak citra pers di Kabupaten Alor. Namun bukan dengan permohonan maaf ini, persoalan dianggap selesai, tapi atas nama marwah dan lembaga.
“Karena Lembaga ini merupakan produk dari demokrasi dan rakyat sehingga lembaga ini ada bagi seluruh masyarakat Alor”, ujar Paulus Brikmar.
Menurut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, para pendahulu dan orang-orang tua yang pernah duduk di lembaga ini, mungkin ada yang sudah almarhum telah menitipkan harapan agar terus menjaga marwah dan kehormatan lembaga DPRD ini.
Untuk proses selanjutnya, Paulus meminta Pijar agar menyampaikan permohonan secara tertulis agar bisa diproses pada alat kelengkapan dewan yang sudah ada.
”Oleh sebab itu, berangkat dari masalah yang disampaikan teman-teman jurnalis saya butuh semacam surat agar bisa ditindak lanjuti. Karena sepertinya masalah ini berproses panjang. Dengan dasar surat tersebut, saya bisa disposisi kepada Badan Kehormatan Dewan (BKD) agar bisa di panggil untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut”, tandas Paulus.
Dia menegaskan, kita menganut asas hukum praduga tak bersalah. Oleh sebab itu, sebagai langkah awal BKD akan panggil oknum anggota DPRD yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasinya. Sementara Persoalan yang sudah dilaporkan di Polres Alor kami tetap mendukung agar diproses agar menjadi terang benderang.
Terlepas dari benar dan salah, tapi sesuai fakta-fakta hukum dan pengungkapan dan selanjutnya jika ada korban tentu menjadi sebuah peristiwa yang menjadi tamparan di periode ini.
“Saya mendukung langkah-langkah hukum yang sudah ditempuh lewat Polres, agar secepatnya terungkap ke publik, supaya publik bisa tau. Karena hampir selama dua- tiga bulan lebih kita cuma bisa tau dari media sosial yang berseliweran bahwa ada oknum anggota DPRD asal Alor. Yang namanya medsos tentu tidak bisa bendung dan pungkiri”, tandasnya.
Wakil Ketua I DPRD Alor, Yermias Karbeka mengatakan, merasa kaget karena baru tahu masalah ini tadi malam melalui salah satu wartawan berkaitan dengan salah satu anggota Fraksi Gerindra tersebut. Sebagai orang lebih umur, kata Karbeka, akan mencari solusi yang terbaik agar masalah ini jangan dibesar-besarkan. ***(press release)
