Ekonomi RI Tangguh, Optimis Tumbuh lewat Kekuatan Dalam Negeri

Oleh Putra Wiratama )*

Perekonomian Indonesia memiliki peluang besar untuk terus tumbuh dengan mengandalkan kekuatan dalam negeri, mulai dari aktivitas ekonomi daerah, konsumsi rumah tangga, hingga pengembangan industri dan investasi. Optimisme tersebut didukung oleh capaian pertumbuhan sejumlah wilayah yang melampaui rata-rata nasional. Untuk menjaga momentum tersebut, pemerintah memastikan agar daya beli masyarakat tetap kuat, investasi terus berkembang, dan manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo meyakini Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027. Keyakinan tersebut didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan sejumlah daerah berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas angka tersebut. Menurutnya, capaian daerah dapat menjadi modal penting untuk mendorong perekonomian nasional menuju tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi. Apabila momentum positif itu mampu dipertahankan, target pertumbuhan ekonomi 6 persen dinilai sangat mungkin dicapai, bahkan berpeluang melampaui perkiraan.

Dradjad juga memandang target Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen bukanlah sesuatu yang mustahil. Akan tetapi, pencapaian tersebut membutuhkan konsistensi kebijakan, peningkatan produktivitas, serta penguatan berbagai sektor yang menjadi penopang ekonomi nasional. Pemerintah perlu memastikan investasi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi juga mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru. Dengan begitu, ekspansi ekonomi dapat membuka kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat daya saing Indonesia.

Pos terkait