“Rumah pertama tidak harus menjadi rumah impian terakhir. Pekerja muda dapat menerapkan konsep starter home atau memulai dari rumah yang sesuai dengan kapasitas finansial saat ini,” jelasnya.
Sedangkan Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengajak generasi muda yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program FLPP.
Berdasarkan realisasi sementara kelompok usia 19–25 tahun atau Generasi Z menjadi penerima manfaat FLPP tertinggi. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda dalam merencanakan kepemilikan rumah sejak dini.
Sinergi pemerintah dan perbankan diharapkan terus mempercepat penyaluran KPR subsidi serta memperluas akses hunian bagi masyarakat. Melalui penguatan sinergi BP Tapera dan perbankan, akses pembiayaan perumahan diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak pekerja muda dapat mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. (*)