Di Tengah Ketidakpastian Global, Ekspor dan Investasi Indonesia Buka Peluang Kerja

“Penguatan industri tidak cukup hanya meningkatkan produktivitas perusahaan yang sudah ada. Ekspansi usaha, investasi baru, dan hilirisasi perlu didorong agar pertumbuhan sektor produktif turut menciptakan lapangan kerja formal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, struktur ekonomi Indonesia masih bergantung pada konsumsi rumah tangga. Karena itu, peningkatan peran investasi, manufaktur, ekspor, dan hilirisasi menjadi penting untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Berdasarkan data dalam bahan wawancara, investasi Januari–September 2026 mencapai Rp1.500 triliun atau tumbuh 7 persen secara tahunan, dengan estimasi penyerapan 2,1 juta tenaga kerja. Sementara itu, total investasi selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran disebut mencapai Rp3.900 triliun, dengan estimasi penciptaan 5,4 juta lapangan kerja.

Pos terkait