Airlangga meminta penjelasan lebih lanjut mengenai dasar penilaian dan tahapan reformasi yang disampaikan MSCI agar tindak lanjut dapat dilakukan secara terarah dan terukur.
“Kami berharap para investor bisa melihat secara jelas perbedaan antara pengaruh sentimen pasar dan kekuatan fundamental ekonomi Indonesia,” katanya.
Airlangga menyebut MSCI memberikan tenggat tindak lanjut pada April dan Juni 2027. Pemerintah akan mengevaluasi berbagai masukan, khususnya mengenai pelaksanaan regulasi dan percepatan pembenahan pasar modal. Menurutnya, pemerintah bersama otoritas pasar modal akan melanjutkan reformasi melalui tahapan yang jelas dan indikator kemajuan yang terukur.
“Pembenahan harus dilaksanakan secara konsisten dan perkembangannya perlu terlihat, baik oleh investor domestik maupun investor asing,” ungkap Airlangga.