Jakarta – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) Papua melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan daya saing generasi muda Papua.
Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, mengatakan MBG memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerataan kesempatan bagi anak-anak Papua.
“Saya melihat program ini bukan sekedar membagikan makanan gratis, ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi Papua yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing dengan anak-anak dari seluruh Indonesia,” ujar Billy.
Menurutnya, tantangan pemenuhan gizi di Papua masih membutuhkan perhatian serius. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang dikutip Billy menunjukkan prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan nasional sebesar 7,8 persen, sedangkan Papua Tengah mencapai 32,30 persen, Papua Pegunungan 28,72 persen, dan Papua Selatan 27,51 persen.