Pembangunan 750 Yonif TP Bentuk Komitmen Pemerintah Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Desa

JAKARTA — Pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperkuat pembangunan pertahanan dengan memperluas pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga mendukung pembangunan serta menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia menargetkan pembentukan 750 Yonif TP yang tersebar hingga tingkat kabupaten/kota. Penambahan dilakukan bertahap sebanyak 150 batalyon per tahun. Saat ini, lebih dari 250 Yonif TP disebut telah terbentuk dan beroperasi.

Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan konsep Yonif TP dirancang dengan pendekatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Kehadiran prajurit di daerah, menurut dia, sekaligus diharapkan menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pos terkait