JAKARTA – Percepatan industrialisasi terus menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian Indonesia menuju negara maju. Arah pembangunan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi nasional, tetapi juga menempatkan penguatan sumber daya manusia, penguasaan teknologi, dan inovasi sebagai faktor utama dalam membangun industri yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Komitmen tersebut semakin menguat setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya mempercepat industrialisasi nasional agar Indonesia mampu memproduksi berbagai kebutuhan strategis secara mandiri. Kebijakan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor manufaktur sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui proses hilirisasi yang berkelanjutan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa arah pembangunan tersebut sejalan dengan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang tengah dijalankan Kementerian Perindustrian untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
“Pidato Bapak Presiden menjadi penegasan bahwa industrialisasi adalah jalan utama untuk menuju kemandirian ekonomi nasional. Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen, tetapi harus menjadi negara produsen yang memiliki kemampuan manufaktur kuat dan berdaya saing global,” tegas Agus Gumiwang Kartasasmita.