JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Berbagai langkah strategis disiapkan guna mengendalikan inflasi, menjaga harga kebutuhan pokok, memperkuat nilai tukar rupiah, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sembilan langkah strategis sebagai instrumen mitigasi menghadapi tantangan ekonomi global. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan fiskal dan ekonomi nasional dalam beberapa tahun ke depan.
“Langkah-langkah ini disiapkan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI yang membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027.
Langkah yang ditempuh antara lain menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi, mengendalikan harga pangan, memastikan pasokan energi dan stok beras nasional tetap aman, serta menjaga disiplin fiskal dengan defisit anggaran tetap berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Selain itu, pemerintah juga memperkuat efisiensi belanja negara, mengoptimalkan pendapatan sumber daya alam melalui perbaikan tata kelola ekspor dan penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE), serta memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter.