Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah kini resmi menjangkau jutaan peserta didik di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen Pemerintah dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Intervensi kesehatan sejak dini ini dinilai menjadi investasi strategis untuk melahirkan generasi muda yang sehat dan produktif demi mewujudkan kemandirian bangsa.
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah, mengungkapkan kesehatan siswa memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Menurutnya, berbagai gangguan kesehatan yang dialami anak dapat menghambat kemampuan belajar sekaligus memengaruhi kualitas SDM dalam jangka panjang.
“Program ini mendesak karena ditengarai banyak anak-anak sekolah terkena penyakit yang sifatnya degeneratif. Selain itu juga ada penyakit-penyakit jenis menular, jadi penyakit-penyakit ini kan bisa dideteksi melalui CKG ini,” ujar Trubus.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga membantu pemerintah memetakan persoalan kesehatan siswa secara lebih sistematis. Data hasil pemeriksaan dapat digunakan untuk menentukan intervensi kesehatan dan pendidikan yang lebih tepat sasaran.