Ia menambahkan bahwa industri kreatif menjadi sektor penting dalam menciptakan lapangan kerja berbasis keterampilan. “Industri kreatif dipandang sebagai sektor strategis untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas berbasis skill yang harus terus diasah. Kehadiran AMANAH di Aceh diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM kreatif daerah,” lanjutnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya hilirisasi ekonomi kreatif. “Asta Cita poin ke-5 menekankan pentingnya hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah ekonomi. Hilirisasi tidak hanya berlaku untuk sektor tambang, tetapi juga industri kreatif,” tegasnya. Ia menjelaskan bentuk hilirisasi tersebut, seperti fashion asing menjadi produk lokal, parfum asing menjadi produk lokal, film asing menjadi produksi lokal, hingga aplikasi asing menjadi karya lokal.
“Target utama adalah menjadikan Indonesia, termasuk Aceh, sebagai pemain industri kreatif di tingkat global,” tambahnya.
