Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama lima hari dalam sepekan dengan tetap menjaga kualitas dan akuntabilitas. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah efisiensi anggaran negara tanpa mengurangi tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sebagai generasi masa depan.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang harus dijalankan secara optimal tanpa celah penyimpangan. Ia menekankan bahwa seluruh pihak yang terlibat memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan program ini berjalan sesuai tujuan.
“Keberhasilan program tersebut sangat menentukan masa depan bangsa, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, integritas dan komitmen semua pihak menjadi kunci utama dalam pelaksanaannya,” ujar Sony.